Metode ternak lovebird sistem koloni

METODE TERNAK LOVEBIRD SISTEM KOLONI




Ada beberapa kelebihan dan kelemahan dalam menjodohkan lovebird sistem koloni, tetapi sebelum membahas kelebihan dan kekurangan maka akan saya terangkan dahulu pengertian dan cara menjodohkan lovebird secara koloni

Pengertian menjodohkan lovebird secara koloni yaitu memasukan lebih dari sepasang lovebird dalam kandang. Dalam menangkarkan lovebird secara koloni akan lebih efektif dan produktif. Pasalnya, setiap burung bisa mencari pasangannya sendiri, sesuai dengan selera masing-masing. Dalam menjodohkan lovebird secara alami, biasanya tidak ada persoalan dalam perkawinan dan proses reproduksi.

Dalam kandang koloni, karakter monogami pada burung lovebird ini akan terlihat. Meski di kandang tersebut terdapat beberapa burung betina, baik yang belum berjodoh atau sudah berjodoh, lovebird jantan yang sudah menemukan pasangannya tidak akan pindah ke lain hati. Metode penangkaran seperti ini bagus diterapkan untuk pemula, sehingga tidak perlu repot-repot memikirkan seleksi induk jantan dan induk betina berdasarkan warna tertentu. Penangkar juga tak perlu pusing-pusing dulu dengan ilmu genetika, mutasi warna, dan sejenisnya.

Setelah berjodoh, barulah diketahui induk jantan dengan warna tertentu berjodoh dengan induk betina dengan warna tertentu pula. Tugas penangkar selanjutnya adalah mencatat data  induk jantan dan induk betina, terutama mengenai jenis atau warna, ke dalam buku recording.

Selanjutnya, jika semua telur sudah menetas, silakan dilihat seperti apa warna anakan yang dihasilkan dari pasangan tersebut. Data anakan juga harus dimasukkan dalam buku recording, sehingga Anda memiliki basis data yang cukup lengkap mengenai asal-usul setiap anakan yang dihasilkan.

Hal serupa juga dilakukannya untuk pasangan lain, yang mungkin akan memiliki karakter warna yang berbeda.  Dari waktu ke waktu, data yang terkumpul makin banyak, sehingga kelak bisa anda jadikan patokan untuk menjodohkan burung melalui campur tangan manusia, misalnya dipelihara dalam kandang soliter (1 kandang 1 pasangan indukan).

Untuk ukuran kandang koloni tidak ada patokan khusus, sebab semakin besar kandang tersebut, semakin banyak pasangan yang bisa dimasukan dalam kandang koloni. Akan tetapi untuk ukuran tinggi dari kandang koloni minimal 2 m. Sedangkan untuk kotak sarang sebaiknya dilebihkan, sebagai contoh, jika didalam kandang koloni terdapat 5 pasang ekor, maka jumlah sarang kotak terdapat 6 buah atau lebih, sehingga burung bisa memilih sendiri kotak yang diinginkan.

Kelebihan penangkaran lovebird secara koloni yaitu:

1. Menghemat dana dan menghemat tempat kandang
Andaikan kita memiliki 10 pasang burung lovebird, dan kita berternak secara soliter maka kita akan membutuhkan kandang ternak 10 buah, padahal kadang ternak harganya 150.000. Maka total untuk kandang ternak saja biayanya mencapai 1.500.000 hanya untuk membeli kandang. Sedangkan untuk kandang koloni agar bisa menampung 10 pasang hingga 20 pasang indukan tergantung pada besar kecilnya kandang koloni Anda. Dikarenakan kandang koloni tidak ada patokan ukuran kandang.

2. Burung tidak mudah stres dan memiliki ruang gerak yang bebas
Lovebird yang ditangkar di kandang koloni akan tidak mudah stres karena banyak temannya dan juga tidak terlalu sering kedangatangan orang yang melihatnya. Selain itu ruang gerak lovebird juga semakin bebas. Hal ini juga bisa menghindarkan pasangan lovebird mengalami kegemukan atau nglemak.

3. Kemudahan dalam memberi pakan dan minum
Kita akan menghemat waktu ketika memberikan pakan dan minum kepada burung. Dalam satu waktu sekaligus kita bisa memberikan pakan dan minum serta membersihkan kandangnya juga. Kalau kita ternak pada tiap kandang sepasang, kita akan membutuhkan waktu membuka kandang satu demi satu ketika mau memberikan pakan ataupun minum. Usahakan setiap hari air minumnya diganti agar tetap segar dan kondisi burung tetap sehat.

4. Jumlah telur yang menetas pada kandang koloni lebih banyak
Jumlah telur yang menetas pada pada kandang koloni memang lebih banyak dibandingkan dengan tiap kandang satu pasang. Alasannya adalah pada kandang koloni burung tidak mudah stres dan memiliki ruang gerak yang lebar.

Kelemahan penangkarang lovebird secara koloni yaitu:

Ada satu hal kelemahan yang sering terjadi pada kandang koloni. Kelemahan tersebut adalah ketika ada burung yang sedang sakit secara cepat langsung akan menular kepada temannya. Apalagi kalau sedang ada flu burung, jika ada satu burung yang kena bisa menjalar pada burung yang lain. Untuk itu kita harus memikirkan antisipasinya.

No comments

Powered by Blogger.